I. Bayang-bayang Nihilisme di Menara Gading Sains Dunia modern saat ini berdiri di atas fondasi yang paradoks. Di satu sisi, kita merayakan pencapaian teknologi yang luar biasa— penjelajahan ruang angkasa , rekayasa genetika, hingga kecerdasan buatan . Namun, di sisi lain, kita sedang mengalami apa yang disebut sebagai hilangnya makna objektif ( the loss of objective meaning ). Makna, yang dahulu menjadi kompas moral dan intelektual bagi peradaban manusia, kini tereduksi menjadi sekadar preferensi subjektif yang rapuh. Fenomena ini bermuara pada dominasi paradigma materialisme-positivistik yang memandang bahwa satu-satunya realitas yang sah adalah apa yang dapat diukur, dihitung, dan diamati secara empiris. Dampaknya sangat sistemik: alam semesta tidak lagi dipandang sebagai karya agung yang penuh simbol dan pesan, melainkan direduksi menjadi sekadar interaksi mekanis partikel-partikel yang kebetulan. Alam semesta menjadi "bisu". Ia kehilangan dimensi sakralnya dan berubah me...
Samsul Bahri, S.Pd., M.Pd Guru Fisika MA Darul Ulum Banda Aceh Email: asamsulbahri@gmail.com Tes Kemampuan Nalar Konseptual dalam Kinematika dan Dinamika Gerak Benda (Untold-Research : Draf penelitian yang tak selesai kami tulis kembali dengan beberapa Revisi semoga bermanfaat) Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes argumentasi ilmiah berbasis kerangka konseptual yang dirancang untuk menggali pemahaman nalar konseptual siswa dalam konsep mekanika. Instrumen yang dikembangkan tidak hanya mengukur kemampuan berpikir kritis dan logika ilmiah, tetapi juga mendalami sejauh mana siswa dapat mengaitkan konsep teoretis dengan penerapan praktis melalui argumentasi yang sistematis. Pengembangan instrumen dilakukan melalui pendekatan Research and Development (R&D) yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan awal (prototipe), validasi isi dan konstruksi soal, uji coba lapangan, analisis data, serta revisi akhir. Validasi isi dan konstruksi soal dilakuka...